Tujuan organisasi dan kepribadian masing-masing anggota organisasi terkadang tak sejalan dengan apa yang kita harapkan. Sikap kurang terpuji dalam kehidupan sehari- sehari yang mungkin sengaja atau tidak disengaja dilakukan anggota organisasi membuat orang - orang tak tertarik masuk dan organisasi. Bahkan sekedar ikutpun ogah karena untuk apa saya ikut karena pergerakanya biasa biasa saya dan manfaatnya juga untuk pribadi tak dirasakan apalagi untuk masyarakat. Belum lagi melihat sikap sebagian kader yang kurang terpuji.
Pertanyaan ini sering terjadi kita hadapi saat merekrut calon calon anggota untuk bergabung masuk dalam suatu organisasi. Itu adalah hal wajar dan biasa saja. Untuk melanjutkan dan mengembangkan sayap organisasi kita harus terus melangkah maju. Jangan berpedoman pada sebagian oknum yang mungkin menyebabkan kurang simpatinya orang kepada Pemuda Katolik. Tugas kita menyakinkan masyrakat.
Kisah ini saya temui disudut Komoc Sagulung. Sahabat saya WS berkeluh dan bertanya; Untuk apa menjadi Pemuda Katoli, orangnya itu-itu saja. Apa untungnya bagi saya menjadi seorang anggota Pemuda Katolik. Saat sahabat saya WS berkeluh dan bertanya otak kiri dan otak kanan saya berputar mengumpulkan jawaban yang bisa mematahkan keluh dan tanya-nya.
Maka saya jelaskan demikian :
Dengan masuk oragnisasi kita menambah jumlah teman. Dengan bertambah teman maka bertambahlah rejeki kita. Sembari saya tersenyum ringan. Saya melanjutkan argumen saya kepadanya; Dengan banyak teman banyak inspirasi , bertambahnya perbendaharaan pertemanan semakin banyak pula informasi dan peluang peluang yang dapat kita kerjakan dan tentunya bermanfaat bagi diri sendiri akan mengalir dengan sendirinya.
Nampaknya sahabat saya WS belum puas dengan jawaban saya. Raut mukanya memudar sembari menyeruput bandrek yang sudah setengah hangat. Dengan masuk organisasi kita melatih diri mendengar dari berbagai pribadi yang berbeda. Disinilah kedewasaan kita akan semakin terbentuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih dewasa lebih perduli kepada sesama. Lebih cinta pada Tuhan dan Negara. Itulah yang terpenting mengapa kita harus masuk organisasi pemuda Katolik.
Kali ini sahabat saya WS mulai tertunduk menerima penjelasan saya. Katanya.. iyalah bang saya akan masuk menjadi anggota pemuda katolik. Kamu sangat sabar menjawab saya walaupun pertanyaan saya bukan pertanyaan strategis. Katanya.
Pesan saya dalam bincang bincang kami; teruslah melangkah menebar berita baik karena setiap berita baik itu pasti ada hikmahnya walaupun sering ada penolakan pasti suatu saat disamping penolakan ada penerimaan dari orang-orang yang tepat yang membutuhkan berita baik yang kita wartakan. Tuhan itu ada dihatimu juga dihatiku karena memang kita adalah satu tubuh satu santapan. Itulah semangatku mencari anggota demi pengembangan Pemuda Katolik khususnya di Komac Sagulung.
Pro Ecclesia et Patria
(by Marnala Simanjuntak A.Md.Farm - Ketua Komac Sagulung )

0 comments:
Posting Komentar